Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam bersama Dinas Sosial Kota Batam melaksanakan kegiatan penjangkauan, patroli, dan razia terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di kawasan Komplek Bumi Indah, Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Rabu (29/7).
Kegiatan diawali dengan apel gabungan di halaman Kantor Kecamatan Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kepala Bidang Dinas Sosial Kota Batam, Drs. Zul Arif, M.H., C.Med. Dalam arahannya, seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan penjangkauan terhadap PPKS.
Selanjutnya, tim gabungan yang terdiri dari unsur Dinas Sosial, Satpol PP, Kecamatan, Kelurahan, dan Ketua RT dibagi menjadi dua regu untuk melaksanakan penjangkauan di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas PPKS di kawasan Komplek Bumi Indah, Nagoya.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil menjangkau 12 (dua belas) orang PPKS, yang terdiri atas 1 (satu) orang perempuan dengan kondisi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), 2 (dua) orang laki-laki dalam kondisi sakit, serta 9 (sembilan) orang laki-laki.
Seluruh PPKS yang terjaring selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP Kota Batam untuk dilakukan pendataan dan verifikasi identitas. Terhadap 3 (tiga) orang yang memerlukan penanganan medis, yakni 1 (satu) orang perempuan ODGJ dan 2 (dua) orang laki-laki dalam kondisi sakit, langsung dirujuk oleh Dinas Sosial ke RSUD Embung Fatimah. Sementara itu, 9 (sembilan) orang lainnya menjalani proses asesmen dan tracing oleh Dinas Sosial sebelum dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kota Batam menggunakan armada Satpol PP dengan pengamanan personel.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Pemerintah Kota Batam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan penanganan sosial sekaligus menjaga ketertiban umum di wilayah Kota Batam. Penanganan PPKS dilakukan dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan sosial yang berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, ter


